Siapa juga yang nggak syok. Laki-laki ini selama berbulan-bulan timbul tenggelam, datang dan pergi seperti angin lalu tiba-tiba sekarang menyatakan cinta padaku. Dia pikir menyatakan cinta sebercanda itu. Aku tertawa sumbang sebelum akhirnya bertanya, "Om nggak lagi ngelindur kan bilang cinta sama aku?" tanyaku meredam berbagai gejolak rasa di dalam dadaku. Marah, resah, kesal, sebal dan bahagia jadi satu. Andaikan dia ada di dekat sini, pasti sudah aku samperin, aku cekek lehernya, trus tanya di depan mukanya sambil teriak 'om itu maunya apa sih?' Apa yang dia lakukan ini memang nggak kelihatan kalau berniat menyakiti, tapi nyeseknya itu loh, kerasa banget. Cekit-cekit gimana gitu. "Enggak, om lagi sadar sesadarnya kok. Itu yang om rasain selama ini sama kamu." "Sejak kapan?" ta

