Galau 29

1678 Kata

~2012~ Jujur aku melalui hari-hari yang berat saat pertama kali menginjakkan kaki di tanah kota tepian air ini. Kota yang letaknya di ujung timur kepulauan Sumbawa, dikelilingi oleh lautan dan jauh dari hiruk pikuk kota besar. Jalur yang harus ditempuh tidak mudah untuk mencapai kota kecil ini. Harus melewati lebih dari seribu kilometer dari kota asalku, 24 jam lebih di atas bus, melewati beberapa pulau besar yang menjadi destinasi wisata seperti Bali dan Lombok. Naik pesawat pun juga harus transit dulu, karena di kota ini nggak ada bandara dan juga jauh dari bandara terdekat. Kendala yang harus aku taklukkan pertama kali itu adalah kendala bahasa. Nggak paham sama sekali aku tuh bahasa Bima. Kalau bahasa Madura masih mengerti sedikit-sedikit, lah ini bahasa Bima, guys. Mendengar sekali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN