Kinar tampak kebingungan menanggapi pernyataan Arya. Arya mengatakan bahwa dia mengingat bau parfum Kinar saat Arya berada di Balairung saat berada dalam mimpi. Kinar menyadari bahwa Arya ikut masuk ke masa lalu karena kekuatan kepingan kaca yang diyakini Kinar sebagai pecahan kaca yang berasal dari kepingan cupumanik astagina. “Tapi… Mas Arya kan cuma mimpi? Kalau menurutku sih, itu karena sebelumnya Mas Arya pernah membau parfumku. Lalu semalam Mas Arya tidur di kamarku, tentu saja Mas Arya bisa membau parfumku. Bau parfumku pastinya sangat khas di kamarku, kan?” Arya terdiam. Tapi mimpi itu benar-benar seperti kenyataan untuk Arya. Bau parfum Kinar yang segar nan lembut ini benar-benar sudah pernah terproses dalam saraf otak Arya. Arya kembali melajukan mobilnya menuju ke rumah, dalam

