Kedua manusia yang berbeda gender itu masih mencoba mencari kehangatan satu sama lain. Akibat dari perkataan Kirana kemarin dan keinginan Aqilla memiliki adik, maka Disa dan Rain harus giat berusaha agar wanita itu cepat hamil. Memang terkadang tidak akan cukup satu anak dimiliki dalam suatu keluarga. Nantinya akan timbul keinginan-keinginan memiliki anak lagi. Apalagi seperti pasangan pengantin yang belum genap dua bulan ini. “Nggh.” Disa lah yang pertama kali membuka kedua mata. Ditatapnya sang suami tampak damai di dunia mimpi. Beban-beban yang biasa dia lihat ketika pria itu pulang bekerja terasa sirna. Apalagi ketika sedang lembur. Dengan gerakan pelan dia memegang bagian pipi sebelah kiri pria itu yang malah mendapat pergerakan refleks dari Rain yang diiringi terbukanya mata pria

