Bagian 23

990 Kata

Disa yang tidak enak dengan Putra pun menjadi merasa bersalah. Rain juga tidak berniat meminta maaf kepada pemuda ini. Tadi hanyalah salah paham. Awalnya Disa sedang mencari keberadaan Putra karena dia ingin memberikan sesuatu yang merupakan titipan Kirana untuk Sisi yang merupakan mama dari Putra. Di lorong kampus dia melihat sosok Putra, dan tentu saja dia memanggil pemuda itu dan kebetulan Putra pun mendengarnya. Disa yang kurang hati-hati hampir saja terjungkal ke depan, jika saja Putra tidak membantunya menahan tubuhnya. Dan saat itu lah Rain melihat kejadian itu. Pemuda itu pikir Putra sedang melecehkan adik tirinya. Dengan cepat dia memukul pemuda itu dengan telak di mukanya yang ternyata mengenai bibir pemuda itu. “Aishhh,” ringisan Putra pun membuat Disa menjadi ikut meringis. S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN