Extra Part 2

639 Kata

“Halo Rain,” sapa kepada anaknya yang berada di seberang telepon sana. Rain sendiri saat ini sedang sibuk dengan pekerjaannya. “Iya, Pa ada apa?” tanyanya kemudian. “Jangan lupa untuk jemput Aqilla di sekolah. Kamu masih ingat bukan kalau hari ini dia minta dijemput sama kamu. Papa harap kamu sudah ada di perjalanan sekarang,” kata Bima yang membuat bola mata pria itu membulat sempurna. Rain pun segera menutup teleponnya dan bergegas untuk ke mobilnya. Karena terlalu sibuk, jadi dia melupakan anaknya. “Jeni tolong kamu urus beberapa file ini lebih dulu. Saya mau jemput Aqilla di sekolah,” perintahnya kepada sekretaris yang telah bekerja cukup lama kepadanya. Rain pun mengendari mobilnya dengan cepat. Sesekali dia juga mengecek jam tangannya dan dia telah terlambat sekitar setengah ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN