Bagian 12

1603 Kata

“Dio, Rain, lusa Papa minta kalian jangan ada yang keluar. Papa mau kenalkan kalian dengan Kirana calon istri Papa,” ungkap Bima ditengah ketiganya sedang menikmati makan malam. “Iya, Pa.” “Iya, Om.” Keduanya sudah tahu jika Bima akan menikah dan Rain pun tidak mempermasalahkan itu semua. Yang masih dia pikirkan saat ini hanyalah keberadaan Disa. Gadis itu seakan hilang dan tak pernah terlihat. Terlebih lagi nomernyaa sudah tidak aktif. “Disa gimana? Sudah ada kabar?” tanya Dio basa-basi. Kini keduanya sedang berada di kamar Rain. Lebih tepatnya Dio tengah menemani pemuda itu ketika sedang terpuruk. Rain tersenyum kecut, jangan kabar, bertemu saja tidak pernah, dan Rain hanya menjawan dengam gelengan. “Sabar, dia butuh waktu,” ucap Dio menyemangati sang sepupu. *** Disa dan K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN