Part 75

1823 Kata

Perkataan Naresh langsung disela begitu saja oleh Daiva. Membuat sosok pria itu ­­­­terdiam dengan mulut yang terkatup rapat. Apa-apaan, Daiva? Pikirnya begitu. Dia sangat kesal karena bukan itu maksud dan tujuannya datang ke sini, ada hal lain yang lebih urgent dan itu yang ingin dia jelaskan pada Daiva. “Kamu diem dulu dan dengerin omongan aku, Va. Jangan sela seperti itu!” kata Naresh yang menegurnya. Justru hal itu membuat Daiva semakin geram karena Naresh sama saja melarangnya untuk berbicara, itu yang Daiva pikirkan. “Oke, aku akan diam sampai kamu pergi dari sini.” “Kamu kenapa, sih, Va? Bukan begitu maksudnya, Va. Aku nggak nyuruh kamu diem sampai separah itu. Aku mau kamu dengerin apa yang ingin aku bicarakan dulu, baru kamu bisa berkomentar. Lagian omongan kamu tadi itu salah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN