Part 76

1843 Kata

Naresh. Dia masih tertunduk di hadapan seorang yang tidak lain adalah asistennya sendiri, Henri. Sekarang posisinya terbalik. Biasanya Naresh yang membentak dan menceramahi Henri, kini Henri yang memperlakukannya seperti itu. “Lihat aku dulu, Resh! Kamu jangan diam aja kayak begini!” kata Henri. Dia tidak perlu memikirkan jabatannya lagi karena sekarang kondisinya sudah mulai mengkhawatirkan. Henri tahu seberapa cinta tuannya pada Daiva. Apa yang akan terjadi jika Naresh pisah dengannya? “Aku sudah bilang dari awal kalau tindakan kamu tidak sepenuhnya benar. Ada hal yang kamu lupakan dari semua rencana yang kamu lakukan,” jelas Henri. Naresh sudah pasrah. Di kepalanya, semuanya hancur lebur termasuk pernikahannya. “Nggak cuma Daiva, perusahaan ini bakalan bangkrut kalau kamu diam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN