Penawaran atau Sidang

1823 Kata

“Kak, aku mau pulang ke Indonesia hari ini. Tiket apa aja aku beli, yang penting aku pulang sekarang,” kata Daiva. “Kamu mau apa, sih? Jangan gila karena pulang mendadak! Ada urusan apa sampai kamu buru-buru seperti ini?” tanya Abiraka yang khawatir. “Aku nggak akan izinin kamu pergi kalau alasannya kurang logis.” Daiva pun menunjukkan berita yang tersebar di dunia maya. Berita tentang Naresh yang diduga melakukan tidak kekerasan karena menyuruh orang lain untuk menganiaya pengacara hebat bernama Sekar Rosliana. Abiraka yang melihat pun keheranan, sebab nama Sekar yang dia tahu adalah perempuan yang bertunangan dengan Naresh dan kelak akan menikah dengannya. “Ini jadi main tuntut? Bukannya mereka akan menikah?” tanya Abiraka lagi. “Naresh bener melakukan itu semua? Kalau bener dan kam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN