Pening yang amat sangat dapat dirasakan Gara saat ia berusaha membuka mata untuk yang pertama kalinya. Ketika itu yang dapat dilihatnya hanyalah cahaya sinar matahari yang masuk melalui celah jendela berkaca lebar di sisi kanan ranjangnya. Sehelai kain tipis yang menutupi kaca itu ternyata tak memberikan efek berguna dalam menahan sinar matahari untuk masuk ke kamar itu. Gara mencoba memandang berkeliling, namun segalanya terlihat samar. Ia berusaha mempertajam pandangannya, namun itu hanya membuat kepalanya semakin terasa sakit. Akhirnya Gara kembali memejamkan mata, menyerah dengan usahanya dan berharap dapat kembali terlelap agar dirinya tak dapat lagi merasakan kesakitan pada hampir seluruh bagian kepalanya. Namun apa boleh buat, sinar matahari itu benar-benar mengganggunya. Panas ya

