18. Hukuman

1170 Kata

ALEX mengusap wajahnya kasar, lalu membaringkan tubuhnya di kasur king size miliknya. Ia membuang nafasnya, setelah beberapa detik ia menahannya. Rasanya otaknya di di penuhi hal-hal yang memusingkan kepalanya.  Seperti tentang dirinya, persahabatannya, dan gadis itu. Alex memejamkan matanya sejenak. Rasanya begitu sesak. Akhir-akhir ini ia juga sulit untuk tidur, sulit untuk berkawan lagi dan tentunya dia merasakan bagaimana teman-temannya saat ini mulai sedikit menjauhinya. Dirinya sadar betul bahwa Zafran dan Andi sedikit diam ketika dirinya muncul untuk sekedar berbasa basi. Sial, jadi begini rasanya di jauhkan. "Sial sial!" Pekiknya seraya menjambak rambutnya frustasi. Sedang dalam mood yang tidak baik, ia mendengar suara yang membuatnya refleks membuka matanya. BRUKKKK... Alex

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN