FANO POV SAAT di perjalanan, aku dengan segera menelpon Asya, namun nomornya tidak aktif. Apakah ia sedang tidur? Sembari terus melajukan mobilku menabrak derasnya hujan, aku menelpon ibuku untuk memastikan keadaan Asya. "Halo, Ma?" "Halo, Fan! Ya ampun, kamu di mana? Kenapa nggak pulang-pulang?" semprotan dari sang ibu membuat senyumku tertarik. "Maaf, Ma, ini Fano lagi perjalanan balik kok." "Itu, Fan..Mama juga mau ngasih tau, Asya juga belum pulang. dia izinnya sih ke toko buku di Mall-" "Hah? Asya sendirian, Ma?" Potongku. "Ah- iya. Soalnya dia maksa sayang, jadi mama izinkan. Tapi, mama sedikit khawatir karna dia belum juga mengabari keberadaannya." Dengan segera aku menepikan mobilku ke kiri, untuk mendengar penjelasan dari ibuku. "Ma, Asya kan lagi hamil...kenapa Mama b

