10. Sakit

1174 Kata

ASYA menahan nafasnya. Dengan segera ia menunduk dan ingin pergi dari situ sekarang juga. Saat Asya hendak pergi, bahunya di tahan oleh tangan kekar lelaki itu. "Kamu mau apa?” tanya Asya pelan. Sedangkan Alex yang mendengar suara pelan gadis itu langsung mendengus malas, "Ngapain lo sendiri disini?" Mendengar itu, Asya menyerngitkan dahinya. "Nggak ada urusannya sama kamu,” balas Asya lalu menepis tangan Alex keras-keras agar terlepas dari bahunya. Alex tertawa kecil, "sebaiknya lo pergi dari Fano, lo nggak pantes sama dia," kata Alex tidak berperasaan membuat langkah Asya terhenti lalu ia membalikkan tubuhnya dan menatap Alex tidak percaya. "Lo mau minta berapa? Bilang sama gue, habis itu lo pergi yang jauh dan nggak usah balik lagi,” tambahnya lagi. Asya tidak habis pikir, apa sih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN