09. Bertemu

1408 Kata

ASYA POV AKU tersenyum tipis di depan cermin seraya mengelus perutku yang semakin lama akan semakin besar nantinya. Rasa antusiasku untuk menanti kehadirannya semakin besar, aku selalu berusaha untuk hidup sehat dan mempertahankannya sampai dia terlahir di dunia ini dan bisa merasakan kehidupan di dunia. Rasanya sebentar lagi Fano akan pulang. Seperti biasa, mama Erika selalu memberiku segelas s**u ibu hamil kepadaku. Sangat rutin sampai aku tidak tahu harus berkata apa lagi untuk seorang ibu yang bahkan orang tuaku sendiri tidak pernah bersikap sepertinya. Aku bersyukur karna dikehidupanku yang sekarang, aku disambut baik oleh keluarga Fano. Pikiran negatifku tentang keluarga Gibadesta salah besar, tentang betapa cuek dan dinginnya keluarga ini, yang pada kenyataannya hangatnya begi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN