ASYA berusaha tegar untuk tidak terpengaruh dengan kata-kata yang di keluarkan Tasya, seberusaha mungkin dia juga tidak mempedulikannya, walaupun masih terbayang-bayang saat Tasya mengatakan itu, Asya tetap berusaha untuk menghilangkannya. Tiba-tiba seseorang menepuk pundaknya, membuat Asya menoleh dan mendapati Fano kini menatapnya. "Gue gabung sama temen gue nggak apa-apa kan? Lo boleh makan sepuasnya kok,” ucap Fano, Syasya melirik ke arah yang Fano maksud, sudah ada Andi, Zafran dan...dimana Alex? "Itu..temen SMA kamu bukan?" Pertanyaan Asya membuat sudut Fano tertarik, pertanyaan tersebut akhirnya di keluarkan oleh gadis itu. "Iya, gue kan sama mereka udah dari SMP. Nih hp gue, kali aja lo bosen." Syasya menerima sodoran Fano. Sebelum Fano pergi, Asya meminta Fano terlebih dahulu

