Bab 42

2102 Kata

Tiara sedang mengeringkan rambutnya, menggosok-gosok mahkotanya itu dengan handuk kering. Raka yang baru keluar dari kamar mandi terlihat gemetaran. Mungkin kaget dengan suhu air dingin di lereng gunung itu. "Dingin banget." Bukannya berganti baju, Raka malah naik ke atas kasur lagi dan menyelimuti seluruh badannya. Dia seharusnya tidak menuruti ucapan Tiara yang mengatakan kalau mandi pagi-pagi sebelum subuh itu sangat segar. Yang ada kini dia malah kedinginan. Airnya sangat dingin seperti air es. "Mas." "Aku kedinginan." ucap Raka tak mengada-ada. Bibirnya sudah mulai biru dan buku-buku jarinya juga memutih. Raka tadi bahkan belum jadi mandi. Dia baru menyiramkan satu gayung air, tapi tubuhnya langsung gemetar hebat. Tiara cepat tanggap. Wanita itu langsung mencari baju ganti untuk s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN