Bab 43

2351 Kata

Pukul 3 sore. Baik Raka ataupun Tiara belum ada yang keluar dari kamar. Yang lain pun tak berani mengganggu pasangan pengantin baru itu. Tiara keluar dari kamar mandi sambil menggosok rambutnya yang basah lagi. Hari ini dia sudah keramas dua kali. Ia lalu duduk di tempat tidur, tepat di samping perut sang suami. "Mandi, Mas." "Bentar." jawab Raka sekenanya dan malah memeluk perut Tiara. "Nanti keburu sore, kedinginan lagi." sahut Tiara masih sibuk menggosok rambut. "Nggak ada hair dryer ya?" Tiara menunduk melihat Raka yang memejamkan mata, tapi bibirnya bisa berkata-kata. "Buat apa?" "Buat ngeringin rambutmu lah, Sayang. Nanti belum kering udah dipakein jilbab lagi. Lama-lama bisa pusing." Tiara memutar bola matanya malas. Bukankah pria ini yang terus-menerus membuatnya harus keram

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN