Bab 38

1540 Kata

Pukul 22.24 WIB Membolak-balikkan badannya seperti kemarin malam. Berguling ke kiri dan kanan di atas kasurnya yang empuk. Tiara sebentar-sebentar memandang ponselnya berharap segera mendapat balasan dari pesan yang ia kirim satu jam yang lalu. Ingin memastikan pria itu sampai dengan selamat agar ia bisa tidur dengan nyenyak. Tapi, jangankan dibalas, tanda centang dua itu masih berwarna abu hingga sekarang. Tiara lalu beringsut bangun dan turun dari dipan. Memakai jaket tebalnya yang tergantung di tembok kemudian meraih gelas kosong di atas nakas dan beranjak keluar untuk mengisinya lagi di dapur. Meninggalkan ponselnya begitu saja di kasur. "Arep, Mas. (Aku mau, Mas.)" ucap Tiara saat ia sampai di dapur dan mendapati Andri yang sedang memakan mie instan. Bau bumbu yang bercampur air pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN