Bab 34

1856 Kata

Raka memutus sambungan telepon itu tanpa menunggu persetujuan dari Tiara. Alih-alih pergi ke toilet seperti ucapnya tadi, pria itu malah membuka aplikasi obrolan pesan berwarna hijau. Sudah ada puluhan pesan dari grupnya. Untuk saat ini lebih baik dia berbohong daripada dikejar penjelasan oleh kesayangannya. Raka belum mau jujur, dia tidak mau jika sampai ketahuan kalau dia pergi ke diskotik. Elyas [- Apanya yang mengkeret ??] Arya [- Hatinya - Lo jangan mikir ngeres dulu] Dean [- Hati gue tetep buat dedeq dian seorang ? - ea eaa eaaaaaaaa] Elyas [- Kalo ngeres ya di sapu ? - itdih jijik maen cium-cium anak orang - Arya, tonjok tuh dean] Dean [- Bangke - Calon qaqa ipar gue itu nggak suka tonjok-tonjokan - Yang ada malah gue yang udah nonjokin dia ??] Elyas [- ????

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN