Chapter 10 ** Mengingat itu, Husain yang tengah berbicara dengan tamu undangan mengepalkan tangannya erat. Dia bahkan tidak bisa menjelaskan apapun pada gadisnya itu, ia takut menyakiti Khadijah lebih jauh. Dan sangat jauh… ‘’Maaf, Saya kesana dulu…’’ kata Husain pada dua pria tua tamu undangan orang tuanya. Husain berjalan menuju prasmanan tepat di sebelahah Khadijah yang tidak menyadari keberadaannya. ‘’Maaf…’’ kata Husan lirih namun tetap terdengar ditelinga Khadijah. Gadis itu menegang, ia seolah kehilangan detak jantungnya, bahkan nafasnya tersenggal. Sementara Amel yang melihat Husain di sebelah Khadijah langsung melirik sinis, seolah mengibarkan bendera peperangan. Khadijah tidak menjawab apapun, ia hanya berbalik bahkan piringnya belum sempat terisi apapun, hanya terisi n

