Chapter 13 ** ‘’Tidak, saya bercanda.’’ Mendengar jawabannku. Dia tersenyum sumringah. ‘’benarkah? Lantas apa?’’ ‘’Saya tidak tau pasti, karena saya elum pernah mencampakkan wanita. Saya tipe pria setia…’’ jawabku. ‘’Hihihi… masa sih?’’ jawabnya tertawa. Maasyaallah… baru kali ini aku melihat wanita tertawa dan tawanya menghipnotiis tubuhku. Jantungku yang berdetak dua kali lebih cepat ketika bersama Syifa, kini aku merasakannya degan gadis ini. ‘’Mmm… apa kamu baru saja dicampakan?’’ ‘’Ah! Tidak dong! Mana ada seorang Khadijah dicampakkan. Bukan jamannya kali pak,’’ ‘’Jangan bohong.’’ ‘’Huh. Iya ya. Sekalipun aku berbohong, Allah dan mataku pasti tau apa yang sebenarnya terjadi. Coba bapa bayangkan, eh maksud saya Kak Ahmad bayangkan. Kami bersama dalam waktu yang cukup lama,

