Chapter 26

1262 Kata

Senyum... Menyapa dengan senyum sendu penu kelabu pilu dalam diriku di malam yang gelap tak sunyi namun dingin memeluk tubuh tak punya akal hanya terdiam Memendam banyak angan terlebih perihal memiliki seseorang yang bahkan menatap sehelai rambut di kepalaku tak sudi, hanya berjalan lurus menatap arah kosong dengan padangan mata yang buram Aku lelaki tak punya nama dalam dirinya Aku lelaki tak dianggap memiliki cinta untuk hati wanita yang terluka penuh dendam dengan api yang membara dalam dirinya dan sementara aku... Sementara aku ini ada dan hadir menyusuri seluruh jalan dalam hidupnya untuk mengobati luka dan dukanya yang mendalam Dengan kesungguhan dan cinta yang kupunya. Namun rupanya anganku berubah suram Matanya yang indah nyatanya buta oleh duka yang sengaja dirajut oleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN