Chapter 27 ** Tak pernah ku pahami sebelumnya, ternyata ditinggalkan setelah keergian orang yang paling dicinta memanglah mengerikan, banyak sekali fakta menarik yang belum pernah aku temui sebelumnya. Anehnya, yang sampai saat ini tak ku pahami adalah bagaimana bisa sebuah cinta menyakiti dririku hingga sampai pada raga ku. Aku tak bisa bernafas, rasanya terlalu sesak terlebih ketika mengingat semua hal tentang kami. Mulutku tak bisa tersenyum, bahkan enggan memberikan lorong untuk aneka ragam makanan masuk ke mulutku untuk sedikit memberikan energy pada ragaku. Gila memang, rupanya cinta bukanlah sembarang hal yang main – main. Ia mengerikan, tapi juga menyenangkan jika jatuh pada orang yang tepat. Naasnya, sialnya… Aku justru mencintai pria yang tak ditakdirkan untukku. Ta

