Chapter 36

1093 Kata

Chapter 36 ** ** Langit yang sebelumnya hangat kini menggelap, entah apa yang dirasakan semesta tapi hal ini cukup aneh bagi Khadijah. Apakah semesta mendapatkanhal yang tak ia inginkan sehingg amengubah cuaca secepat ini? Padahal keinginan menunggu dan dihampiri seseorang belum usai. Hampir tiga puluh menit berlalu… mendung yang takberarti hujan pun kandas… Rerintik tangisan alam mulai mengguyur seperempat bumi, membasahi si tanah sebagai hasrat kerinduan yang lama tak jumpa, menyapa pepohonan dengan sayup – sayup masa depan yang panjang, memberikan kawasan ayng jauh lebihluas bagi danau, lautan, sungai untuk mencari kekasih mereka. Tapi sayangnya hujan tak memberikan kesempatan bagi Khadijah berteduh, ia masih duduk menanti Ahmad yang terasa mengingkari janjinya. Ia pikir semua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN