Sesuai janji di awal, fans Tama yang bejibun menemuinya setelah acara itu kelar. Adik kelasnya yang dulu tetap ada untuknya. Tama bahkan mengenal mereka dengan baik. Fans yang selalu mendukung Tama, bahkan ketika berita hoaks menyerangnya. Tama memberi waktu beberapa menit sebelum ia pulang. Rian menunggunya dibangku kemudi. Ia resah melihat Tama yang harus sekuat tenaga menjauh dari kerumunan itu. “Akhirnya,,,,” “Okey ya, udah gak ada yang mau lo tunggu?” “Udahlah, gue lebih stres kalau harus balik kesana.” Rian langsung tancap gas. Ia juga pengen langsung pulang setelah mengantar Tama. Tiba-tiba saja seseorang menghentikan mobil itu. Hasta tampak kelelahan karena berlari cukup jauh. Ia ngos-ngosan. “Has, kenapa?” “Lo harus temui Anin.” “Dia kenapa? Dia baik-baik aja kan?” “Dia

