Sea - 36

1588 Kata

Ketika sampai di rumah lagi, senyuman tak luntur dari wajah cantik Jinan. Ia dengan perlahan turun dari motor ketika Randu berhenti di depan pekarangan rumah. “Gimana? Suka nggak?” tanya pria itu kepada istrinya. Ia pun tersenyum melihat bagaimana Jinan menatapnya kini. Dan tanpa disangka-sangka, sebuah kecupan lembut mampir di pipi Randu hingga membuat pria itu membeku sejenak.  “Terima kasih, Randu …” ucap Jinan dengan malu. “Hari ini aku sangt senang sekali … tempat tadi sangat indah dan juga ramai oleh orang,” lanjutnya. “Ya, mungkin nanti saya akan mengajakmu ke tempat yang lain, Jinan,” jawab Randu. Ia masih bisa merasakan kecupan lembut di pipinya walau Jinan sudah tak melakukannya lagi. Dengan perlahan, tangannya menyentuh bagian pipinya yang sudah dikecup oleh istrinya itu. Lal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN