Jinan terbangun dipagi hari dengan tubuh yang pegal-pegal. Selembar kain selimut berwarna putih menutupi tubuhnya yang tak memakai apapun di baliknya. Wajahnya memerah ketika memikirkan kejadian yang sudah terlewati bersama suaminya. Ah .. pria itu seperti tak ada puasnya. Padahal semalam saja sudah dan tadi setelah selesai melaksanakan ibadah solat subuh, pria itu memintanya lagi hingga membuat Jinan tepar. Wanita itu sangat lelah dan akhirnya pun tertidur tanpa membersihkan dirinya dulu. Ia pun malas mandi dua kali, karena sebelum ibadah pun ia sudah mandi, tetapi karena ulah suaminya itu, harusnya ia mandi lagi, namun dirinya tak kuat dan lebih memilih kembali berbaring dengan mata yang terpejam. Jinan menghela napasnya pelan saat melihat jendela kamar yang terbuka, gorden kecil yang m

