Seorang pria dengan kacamat hitam yang bertengger di hidung mancungnya berjalan dengan begitu tegap dan gagahnya sambil menyeret sebuah koper di tangannya. Matanya menatap ke seluruh penjuru bandara seakan tengah mencari seseorang. Karena tak jumpa dengannya, akhirnya ia pun mengambil ponselnya dan menghubungi orang yang sedang dicarinya itu. Dering ketiga akhirnya orang itu pun mengangkat teleponnya. “Ck! Lama sekali! Dimana dirimu? Aku sudah sampai di bandara,” ucapnya. “Duh, maaf, Pak, saya sedang dalam perjalanan, mungkin sebentar lagi akan sampai.” “Lelet sekali! Mengapa tak dari awal kau menjemputku? Jadi, aku tak perlu menunggumu seperti ini, si-alan!” geramnya. Lalu, ia pun mematikan ponselnya dengan cepat. Saat ini ia benar-benar sangat kesal. Dirinya paling tak suka untuk menu

