Vano pulang lebih awal karena kafe harus tutup segera untuk menghindari adanya pengunjung lagi. Rifki bahkan menepati satu poin penting dalam surat perjanjian kerja yang sudah dibuatnya sendiri dan ditandatangani oleh Vano. Kala itu, Rifki menyebutkan akan menambahkan uang bayaran ketika pengunjung kafenya ramai. Hari ini kejadian itu terbukti. Bahkan Rifki harus menutup kafenya sejak sore karena kehabisan stok bahan makanan di dapur. Rifki memberi saran agar Pak Tio, Bu Wati dan juga Winda di antarnya.Namun, ketiga orang itu menolak. Mereka ingin pulang menemani Vano menuntun sepedanya. "Tapi aku dan Cantika yang membawa kalian kemari. Bagaimana mungkin kami tega membiarkan kalian pulang jalan kaki," tukas Rifki. "Jarak antara kafemu dan tempat tinggal kita itu seberapa jauh, Rifki? Ka

