pertemuan kedua

416 Kata
tok...tok...tok... pintu kosan Jollyn diketuk keras dari luar seketika ia terbangun dari tidurnya yang cukup lelap. " aduh... siapa sih pagi-pagi begini udah ngetuk pintu?". gumamnya sedikit kesal. ia bangkit dari tidurnya dengan masih menggunakan baju semalam yang ia pakai untuk bekerja ia menuju pintu depan untuk melihat tamunya. ckrek... ia membuka pintu itu. " eh ... maaf mbak Jo, baru bangun ya ?". Mira ternyata yang bertamu sepagi ini, Mira anak tetangga yang cukup baik terhadapnya. " eh... dek Mira ia, eh... ayo masuk dulu?". Jollyn menawarkan untuk Mira masuk kedalam. " nggak usah mba ini Mira cuma mau antar ini nasi sarapan dari ibu, sekalian disuruh tanyain keadaan mba Jo soalnya kata ibu mbak Jo akhir-akhir ini jarang kelihatan!". Mira menjelaskan maksud dari kedatangannya. " Oalah Mir, iya Mir mbak memang lagi ga enak badan jadi sudah dua malam ini Ndak kerja jadi didalam aja ". jelas Jollyn. " oh... yasudah mba kalo memang baik Mira pamit dulu mau buru-buru berangkat sekolah ". Mira berpamitan dan langsung melangkah pergi untuk kesekolah. " hati-hati Mir...". Jollyn menerima bungkusan dari Mira lalu membawanya masuk ke dalam. " repot-repot banget sih mba Airin ini ". ia meletakkan bungkusnya diatas meja lalu memutuskan untuk madi terlebih dahulu. *** sore menjelang Jollyn yang tengah bersantai di ruang tamu rumahnya sambil menonton televisi tiba-tiba teringat dengan kasus pembunuhan yang menimpa Resti, meskipun ia dan Resti tidak begitu dekat namun dia merasa kasihan atas nasib temannya itu sekaligus penasaran apa betul itu hanya kasus pembunuhan biasa? apa motif nya hanya karena masalah transaksi yang dilakukan Resti dan pelanggannya? apa ada hal lain yang memang tidak bisa terungkap? haduh... kepala Jollyn sakit sekaligus hatinya berdebar karena takut, takut jika apa yang terjadi pada Resti nantinya akan terjadi pula kepadanya karena dia tidak tahu sifat pria-p****************g yang ingin menggunakan jasanya? " huh...". ia menarik nafas panjang " semoga saja tidak akan terjadi hal-hal seperti itu lagi ". gumam nya lagi. tapi tiba-tiba deg... jantung Jollyn serasa berhenti berdetak otaknya mengingat kembali... bukankah foto wanita yang ada di rumah tuan muda jahat itu wajahnya... ia menggelengkan kepalanya yang tidak sama sekali pusing agar bisa menepis fikiran-fikiran aneh di otaknya. " huft... duh, emang setiap manusia kan punya tujuh kembaran di muka bumi ini ". bantahnya lagi walaupun di otaknya masih memikirkan kemiripan itu. tapi dia harus memastikan apakah yang dia lihat itu benar atau tidak, foto itu betul-betul mirip sekali dengan Resti jadi apa hubungannya Resti dengan si tuan jahat itu? ***
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN