"Astaga! Melody kenapa, bang?" tanya Yunita panik melihat kondisi putrinya yang seperti ini. Perasaan pas berangkat Melody baik-baik saja, kenapa sekarang jadi seperti ini? "Bantu Mel ke kamarnya dulu, Ma. Nanti baru aku jelasin," ujar Gara. "Iya, ayo mamah bantu." Yunita meraih sebelah tangan Melody, lalu disampirkan ke bahu miliknya. "Ya ampun, nak. Kenapa bisa seperti ini," gumam Yunita saat hendak menaiki tangga. Karena kamar Melody berada di lantai dua, jadi harus naik tangga dulu. Melody kembali menangis. Gara menepuk-nepuk pundaknya, berusaha untuk menenangkan adiknya. Gara menuntun Melody agar berbaring di ranjang, Bi Isah dengan sigap memberikan segelas air putih kepada majikannya. Bi Isah sama paniknya dengan Yunita ketika melihat kondisi Melody. Melody meminum air itu diban

