51. Sedikit-sedikit terpecahkan

2582 Kata

"Ayah," panggil Gara. Hadi menoleh kepada putranya, lalu berhenti sejenak membaca koran di genggamannya. Hadi meletakkan kacamata bacanya yang selalu ia gunakan. "Kenapa, bang?" "Temen Gara ada yang mau ketemu sama ayah. Dia bilang ada hal yang mau dia tanyakan sama ayah," ujar Anggara. "Temen yang mana? Suruh datang kesini aja, ayah juga libur kerja beberapa hari ini." "Bener nih? Ayah beneran nggak sibuk?" tanya Anggara memastikan. "Iya, Gar. Suruh datang kesini aja teman mu itu." "Ya, udah. Nanti Gara hubungi orangnya kalau sudah pulang sekolah. Ini masih jam belajar soalnya." Hadi mengangguk saja. "Melody jangan lupa kamu jemput nanti," ujar ayahnya. "Iya, Yah. Itu tugasnya Gara. Tanpa diminta pun Gara bakal jemput dia," balas Anggara. "Kamu kenapa nggak kuliah?" "Gara masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN