Tidak Mungkin

2263 Kata

“Griz, kau masih bangun ?” Aku yang berdiri disudut ruangan melihat wanita berbadan dua itu melambai kearahku sebagai sebuah isyarat agar aku mau secara sukarela mendekatinya. Sesegera mungkin aku menyingkirkan bekas air mata yang tiba-tiba menyambangi diriku beberapa saat lalu. Terlebih kewaspadaanku padanya telah mencair akibat segala macam perlakuannya terhadapku. Aku juga bisa sedikit lebih mendekatkan diriku terhadapnya. Karena selalu, setiap harinya Haneul selalu tulus dan murni. Tidak salah Feliks memilihnya dibanding banyaknya wanita cantik lainnya yang menawarkan diri sebagai selir baginya. Karena sisi Haneul yang selalu apa adanya inilah yang menarik dari dirinya. “Aku selalu memiliki pertanyaan terhadapmu. Seperti, apa kau bisa beristirahat dengan baik? Aku tidak pernah meli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN