“Aku merasa kau akan diambil seseorang,” bisik Lukas. Lizy mendongak dan mengerutkan dahinya tak mengerti. “Maksudnya?” “Aku akan menikahimu, menjadikanmu milikku seutuhnya.” Jelas Lukas. Lizy membulatkan matanya yang bulat dan keemasan, dengan wajah terkejut dan tak percaya. Gadis itu menggelengkan kepalanya dan menatap Lukas dengan dalam. “Kau bercanda kan? Maksudku, aku tak memiliki apa pun untuk kau nikahi. Aku bukan nona muda pewaris sebuah perusahaan, aku bahkan tak cantik atau apa pun.” Lukas semakin menajamkan tatapannya, ia mengecup bibir Lizy lagi. Tangannya semakin merengkuh tubuh Lizy di dalam air. “Tapi kau istimewa, meski kita belum lama saling mengenal, aku rasa kita bisa semakin dekat dalam pernikahan. Aku merasa, setiap dekat denganmu dadaku berdebar keras, setiap ta

