Tiba di lantai bawah, ia bergegas ke depan dan berdiri di pinggir jalan, menunggu Lukas datang menjemputnya. Namun beberapa menit mobilnya masih belum tiba, membuat Lizy sedikit heran. Baru saja ia hendak mengirimkan pesan, sebuah mobil berhenti di depannya membuat Lizy mengerutkan dahinya. Itu bukan mobil Lukas yang tadi pagi dia bawa. Tiba-tiba seseorang keluar dari mobilnya, dengan penampilan yang sangat gagah dan hot. Wajah tampannya mengulas senyuman memikat, dengan rambut coklatnya yang disisir ke belakang. Melihat Lukas lah yang keluar dari mobil itu, membuat Lizy menjatuhkan clutch di tangannya. Buru-buru ia tersadar dan berjongkok mengambil clutch-nya, tapi Lukas lebih dulu mengambilnya. “Maaf,” bisik Lizy. Demi Tuhan! Itu Porsche? Lukas membawa Porsche untuk makan malam

