“Kami menemukan Raul!”seru Samuel tiba-tiba saat yang lainnya hampir saja terlelap. Lucien melompat dari tempat duduknya diikuti oleh Quill, keduanya menghampiri Sam yang berdiri di ambang pintu kamarnya dengan seringai kepuasan di wajahnya. “Dimana?”tanya Quill lebih cepat. Rasa kantuk dan lelah selama beberapa terakhir yang mereka rasakan langsung menguap begitu mendengar seruan dari Sam itu. Penantian mereka tidak sia-sia. Mungkin kali ini kerja ASO lebih lambat dari biasanya, tapi mereka tetap dapat menemukan Raul. “Paris. Di apartemen Phillipe.”sahut Sam lalu mengacak rambutnya kesal. “Selama ini kita tidak mencarinya kesana karena Raul tidak pernah menjalin hubungan apapun dengan Phillipe sejak dia keluar dari ASO. Disitu letak kesalahanku. Kita tidak menduga satu kemungkinan itu

