Dony mendapati Lutfy sedang tidur terlelap. Enak sekali dia, setelah menjerumuskan Ryu. Lalu bisa tidur dengan nyenyaknya. Segera ia menarik pria kurus itu bangun "Ahk, Lo apa-apaan" pekik Lutfy sebelum suaranya tertahan dalam bekapan telapak Dony "Jangan banyak bicara kalau tidak ingin mengundang para sipir datang," Dony saja kembali masuk setelah bilang kalau dirinya sudah merasa baikkan, artinya sipir yang ia mintai tolong masih berjaga-jaga di area sini. Dan suara Lutfy tidak boleh sampai menarik simpatiknya untuk kembali ke sel satu Matanya menatap nyalang Lutfy. "Ayok kita lakukan dengan cepat, agar tidak menimbulkan rasa sakit. Kau mau'kan mati tanpa sakit yang hebat" Ia menyeringai. Ini bukan kalimat menakut-nakuti tapi ia ingin betulan menghabisi Lutfy. Seandainya saja mereka b

