Yunia mengibaskan rambutnya sangat kesal. Ia berbalik menatap Miki nyalang. Tapi saat ia fokus kearah pria di sebelahnya. Yunia jadi melotot. Kehadiran Dony seperti hantu baginya. Tubuhnya bergetar hebat. Refleks ia mundur Begitupun dengan Dony. Matanya tak mampu berkedip sedikitpun. Itu Yunia, benar... Meski tampilannya berubah. Tapi Dony tidak mungkin tidak mengenali wanitanya. Sebelum Yunia benar-benar pergi, ia mencekal tangan Yunia "Lepasin!" hentak Yunia. Baru tangan Dony yang menyentuh. Air matanya berderai. Mungkin karna Dony telah membuka luka lamanya. Atau karna... Ia yang tidak percaya, bahwa hari bersejarah itu betul-betul terjadi dalam hidupnya "Yunia..." suara Dony berubah parau, sangat ingin memeluk Yunia erat. Dan mengatakan betapa ia mencinta. Dan tidak bisa lupa dengan

