Berbagai hal berkecamuk dalam pikiranku. Buku ditanganku tidak bisa lagi membuatku fokus untuk membaca. Akhirnya aku menutup buku itu dan mengembalikan ke tempat asalnya. Lalu berjalan keluar dari perpustakaan untuk melihat apa Xander sudah kembali atau belum. Aku membuka pintu rumah dan melongokkan kepalaku keluar. Mendapati 4 orang penjaga berada disana. Aku melangkah keluar rumah dan dua dari mereka sigap langsung menghampiri. “Ada yang kau butuhkan, Nona?” Tanya salah satu dari mereka. Aku belum mengenal semua anak buah Xander karena waktu yang kuhabiskan disini belum lama dan mereka terlalu banyak untuk ku ingat. Aku menggeleng dan melihat dua orang dengan wajah cukup menarik dan tubuh atletis berdiri didepanku dengan gagah. “Siapa namamu?” Aku bertanya sambil tersenyum setelah me

