“Hun?” Chris masih berusaha membangunkan Ravenna dari tidur siangnya. Ravenna tipe orang yang mudah untuk bangun tidur, apalagi saat dibangungkan. Tidak biasanya Ravenna sulit dibangunkan seperti ini. Chrispun merasa heran, melihat wanitanya tidak kunjung bangun. Chris meletakkan plato ke tempatnya semula. Ia duduk di sisi ranjang Ravenna. Dibangunkannya sekali lagi, masih tidak ada tanggapan. Pikiran Chris mulai kemana-mana. Hatinya was-was jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkannya. Refleks Ia mengecek nasal Ravenna, apakah masih bernapas. Chris terdiam, cukup lama jari telunjuknya Ia diamkan di dekat nasal Ravenna. Jari telunjuknya tidak merasakan apapun. Chris panik, namun berusaha untuk tetap menetralkan perasaan hatinya yang sedang panik. Ia tidak ingin gegabah dalam mengambil

