Pelangi di hidupku kini telah menghilang. Mekipun telah singgah cukup lama, namun aku tetap merasa kehilangan. Aku tidak pernah membayangkan akan merasakan sakit yang amat sangat sakit. Aku mengalami naik dan turun roda kehidupan, namun sepertinya hanya ini yang membuatku merasa amat sangat kesakitan. Aku merasa seakan diinjak oleh rodaku sendiri. Aku tidak bisa bangkit hari ini. Seharian hanya tertidur di atas tempat tidur di apartmentku. Tempat tidur dimana aku dan kekasih yang paling kucintai, menciptakan memori cinta yang tidak mampu kulupakan. Aku memeluk guling yang ada di sebelahku. Sejak aku dan Ravenna berpacaran, aku membeli beberapa bantal tambahan, dan juga boneka untuk menemani Ravenna tertidur disini. Aku bahkan mengganti spreinya menjadi warna terang, karena Ravenna mer

