Kemeja batik berwarna coklat melekat begitu apik ditubuh Rama, ia padukan dengan celana hitam panjang. Rama mematut tubuhnya di depan kaca, memastikan penampilannya sudah cukup rapi untuk malam ini. Rama memasang jam tangan kesayangannya, melengkapi penampilannya malam ini. Dengan jemarinya, Rama mengatur rambutnya yang sudah ia olesi pomade. "Berangkat ah," ucap Rama pada bayangannya sendiri. Ia mengecek ponselnya, ada dua pesan dari Denis dan Devan. Mereka mengatakan sudah dalam perjalanan menuju tempat resepsi. Rama segera bergegas keluar dari kamarnya, ia mesti menjemput Anggita terlebih dahulu. Sebelumnya, Rama mengirim pesan kepada gadis itu kalau ia akan menjemputnya sekarang. "Ma, aku pakai mobil ya. Mau kondangan," pamit Rama pada Dina. Malam ini tak memungkinkan Rama mengaj

