Setelah acara berakhir, Rama mengantarkan Anggita pulang. Denis dan Devan sudah pulang terlebih dahulu karena ingat anak mereka di rumah, sementara Rama asyik mengobrol dengan teman-teman lamanya. Sekalian reuni. Anggita nampak sudah mengantuk, ia sesekali menguap saat Rama mengajaknya berbincang. Diperjalanan lelaki itu membiarkan Anggita terlelap barang sejenak, karena tak tega melihat mata gadis itu memerah. "Tidurlah, nanti aku bangunkan jika sudah sampai di rumahmu," kata Rama. "Emm ... Iya Kak," lirih Anggita, ia turunkan sedikit jok mobil agar ia bisa rebahan dengan nyaman. Tak lama mata gadis itu terpejam, maklum saja Anggita benar-benar sudah sangat mengantuk. Rama tersenyum melihat tingkah Anggita yang sangat polos, gadis itu sama sekali tak malu seperti ini kepada Rama yang

