Memang benar jalan tiap manusia itu berbeda. Tapi, setiap manusia selalu memiliki benang merah di tiap sisi kehidupan. Menghubungkan satu dengan yang lain, dan saling menciptakan cerita. ** Seperti merasakan kebahagiaan yang bertubi-tubi. Meski begitu, kadang Kayla juga merasa sedikit teringat tentang masa lalu. Lukanya memang sudah sembuh. Tapi, dalam hati kadang ada belenggu untuk tidak bisa merasa bebas, luka itu belum sembuh sepenuhnya. Malam ini, usai melakukan kewajiban sebagai istri. Kayla pergi bertahajud dalam gelap. Ia melakukannya sendiri saja. Hingga usai, ia baru sadar jika di belakangnya ada Reyhan yang ternyata juga melakukan hal sama dengan dirnya. “Mas! sejak kapan?” tanya Kayla. Tersenyum Reyhan menatap sang istri yang masih mengenakan mukenah putih yang dibelikan

