Saat ini Kayla sedang berada di sebuah kamar. Kamar yang memiliki banyak kenangan begitu indah. Perlahan, Kayla menyentuh detail perabotan yang ada, seperti rak buku dan meja belajar. Ada juga kursi yang warnanya selalu berganti setiap tahun. Karena si pemilik kamar itu ingin memiliki kursi yang berbeda-beda dengan warna yang disukai. "Nak!" panggil Bu Maya kepada Kayla yang sedang berada di dalam kamar Fajar. "Iya Ma!" sahut Kayla. "Sini yuk!" Kayla dan Bu Maya kini, sudah berada dalam satu meja makan. Ada hidangan mie goreng yang dengan cepat dimasak oleh Bu Maya. Dimasak dengan instan. "Mama nggak menyangka kamu masih mau datang ke sini Kayla." Kayla tersenyum seakan ia sudah bisa melupakan kejadian yang baru saja dialami. Biar pedih tapi cukup hatinya yang perih. Jangan biarkan

