(36) Pernyataan Isi Hati

2175 Kata

Setelah Galih pergi, perasaan Raa seakan-akan membuncah. Tangisannya pecah ketika ia berlari kembali ke kamarnya. Raa tidak sanggup melakukan apa pun selain berbaring tengkurap di kamarnya, menangis sembari menutupi wajahnya dengan bantal. Ada ribuan rasa yang melintasi pikirannya saat ini. Apakah ia merindukan Galih? Sebelum ini tidak, dan ia tidak pernah merasa begitu, namun begitu Galih berbelok di ujung jalan dan menghilang dari pandangannya, Raa merasa ia sudah gila. Ada satu laki-laki yang sangat baik padanya dan Raa telah menyia-nyiakannya. Ada satu laki-laki yang mau mendengarkan dan menemaninya, namun Raa berbuat jahat kepadanya. Ketika ia menangis, terlintas di pikirannya bahwa ia seharusnya bisa menelepon Galih, namun melakukannya berarti membuang harga dirinya. Raa kemudian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN