37. Mungkin Cinta Masih Ada

1911 Kata

“Bagaimana, kamu suka kejutanku, kan?” tanya Safira ketika keduanya sedang mengambil hidangan di meja prasmanan. Tara memandang Safira dengan senyuman penuh rasa haru, lalu dia pun mengangguk manja pada temannya itu. “Terima kasih, Fir. Tanpa ku katakan, kamu sudah bisa memahamiku,” ucap Tara. “Itulah arti sahabat, Tar. Orang bisa berbuat kesalahan tapi yang terpenting bagaimana kita menyadari dan memperbaiki kesalahan itu. Kamu jangan mudah menyerah. Teruslah berusaha jika ingin mendapatkan cinta Ryan lagi, ya,” tutur Safira. Tara menarik nafas panjang. “Iya, Fir. Tapi entahlah, aku tidak yakin kami bisa bersatu seperti dulu lagi,” ucap Tara sambil berjalan meninggalkan tempat prasmanan itu bersama Safira. “Harus yakin dong. Kalau tidak yakin bagaimana akan berhasil,” tutur Safira mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN