42. Jadi Demam

1735 Kata

Laras terbangun. Setelah mengerjap-ngerjapkan matanya. Dia terkejut begitu sadar dia tidur di pangkuan Ryan. “Haaah... Tidak,” katanya. Semakin terkejut lagi. Saat melihat Safira dan Malik sedang berdiri sambil senyum - senyum menatapnya. “Kalian... “ Ryan membuka matanya, “Apa sih berisik sekali?” tanya Ryan sambil menggosok - matanya. Rupanya dia belu teringat dengan apa yang terjadi. “Hmm... Gitu ya. Tertangkap basah tidur bareng. Jadi malah terasa terganggu,” kata Safira pura-pura jutek. “Oh... “ seru Ryan. Dia jadi merasa malu begitu tahu di sisinya Laras. Ryan baru ingat jika semalam dia memangku Laras yang sedang tidur. “Dia... Dia... “ kata Ryan gugup. “Dia apa?” tanya Safira seakan – akan bagai penyelidik saja. Laras menatap Ryan penuh pertanyaan juga, “A... Apa... Memang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN