41. Dia Kekasihku

2011 Kata

“Itu mereka datang,” tunjuk Safira yang sejak tadi gelisah menunggu Malik dan Deril menjemput Laras dan Ryan. Tak sabar. Safira segera mendekati ke halaman. Laras langsung turun di ikuti dengan yang lainnya. “Laras... “Safira langsung memeluk Laras. “Bagaimana keadaanmu? Kamu tidak apa-apa kan?” tanya Safira berturut-turut. Dia tidak peduli dengan baju Laras yang masih basah kuyup. Laras menggeleng, “Tidak, Kak. Aku baik-baik saja,” jawabnya. “Syukurlah. Aku yakin kamu gadis yang kuat,” ucap Safira tersenyum lega, setelah melepas pelukannya dan menatap Laras. “Maafkan, aku, Kak. Tadi aku lupa bawa HP dan tidak bisa menelpon. Ban sepedaku kempes di jalan,” ucap Laras. Safira mengusap rambut Laras penuh perhatian seolah seperti adik sendiri. “Sudah, lupakanlah. Tidak masalah. Yang penti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN